Sejarah
LATAR BELAKANG SEJARAH
Balai Besar Karantina Pertanian Belawan lahir dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Pertanian No. 22 / Permentan / OT.140 / 4/2008 tanggal 03 April 2008, tentang Organisasi Dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Karantina Pertanian. Peraturan Menteri Pertanian ini telah menyatukan 2 (dua) unit pelaksana teknis dari Badan Karantina Pertanian yaitu Balai Besar Karantina Tumbuhan Belawan pada waktu itu ditetapkan dengan Surat Keputusan Menteri Pertanian No.618/Kpts/OT.140/12/2003 tanggal 22 Desember 2003 tentang organisasi dan tata kerja Balai Besar Karantina Tumbuhan Belawan dengan Balai Karantina Hewan Kelas I Belawan yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Menteri Pertanian No.548/Kpts/OT.140/9/2004 tanggal 22 September 2004 tentang organisasi dan tata kerja Balai dan Stasiun Karantina Hewan.
Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian No. 22/Permentan/OT.140/4/2008 tanggal 3 April 2008 tersebut, Balai Besar Karantina Pertanian Belawan berkedudukan di Pelabuhan Laut Belawan, Medan, dengan wilayah kerja yang meliputi Pelabuhan Laut Belawan, Sibolga dan Gunung Sitoli serta Bandar Udara Binaka, Pinang Sori dan Aek Godang.
Menindaklanjuti Permentan tersebut, telah diterbitkan Keputusan Menteri Pertanian No. 808/Kpts/KP.330/6/2008 tanggal 18 Juni 2008 tentang Pengangkatan dalam Jabatan Struktural Eselon III, IV dan V Lingkup Badan Karantina Pertanian. Berdasarkan Kepmentan tersebut, pejabat struktural yang ditugaskan untuk membantu Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Belawan terdiri dari 4 pejabat eselon III-b, 9 pejabat eselon IV-b dan Kelompok jabatan fungsional.
Dengan bergabungnya 2 (dua) unit pelaksana teknis tersebut maka Balai Besar Karantina Pertanian Belawan mempunyai tugas melaksanakan kegiatan operasional perkarantinaan hewan dan tumbuhan, serta pengawsan keamanan hayati dan nabati.
Sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian No. 22 / Permentan / OT.140 / 4/2008 tanggal 03 April 2008, tentang Organisasi Dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Karantina Pertanian Balai Besar Karantina Tumbuhan terdidi dari 1 Eselon II b, 4 Eselon III a, dan 9 Eselon IV a.
